Urutan Versi Android dari Tingkatan Pertama Hingga yang Terbaru

Android 10

Deskripsi: Kamu pengguna Android? Sudah tahukah versi android dari tingkatan terendah sampai tertinggi, dari awal hingga terbaru?


Sebagai sistem operasi smartphone yang open source, Android bisa dikatakan merajai kategori tersebut. Untuk tahu bagaimana prosesnya sampai jadi seperti sekarang, kamu perlu tahu tingkatan Android terendah sampai tertinggi.

Pengembangan sistem operasi bukan merupakan satu hal yang mudah dan sekali jadi. Proses pengembangannya memakan waktu bertahun-tahun hingga Android menjadi seperti sekarang ini.

Berikut adalah sejarah Android dari setiap versi.

Urutan Versi Android dari Tingkatan Pertama Hingga yang Terbaru

Urutan Versi Android

Jika kamu adalah para pengguna setia Android, maka wajib mengetahui hal ini. Ada 17 versi android hingga saat ini.

  1. Alpha, ini adalah versi yang pertama dan rilis tahun 2008. Dengan fitur sederhana berupa aplikasi Google seperti Gmail, maps dan YouTube.
  2. Beta, dengan didukung  dengan fitur MMS. Untuk peluncurannya di tahun 2008.
  3. Cupcake, untuk versi ini rilis tahun 2009. Fitur terbaru dari cupcake adalah on screen keyboard.
  4. Donut, versi ini juga rilis tahun 2009. dengan kelebihan berupa UI yang lebih user friendly. Dukungan singkat berupa teknologi CDMA/EVDO.
  5. Eclair, versi ini memperkenalkan navigasi di Google maps dan akhirnya menggantikan fungsi peta. Untuk peluncurannya masih di tahun 2009.
  6. Froyo, rilis tahun 2010. Fitur terbarunya adalah kunci pin pada ponsel.
  7. Gingerbread, masih di tahun 2010 dengan pembaruan dukungan format video yang terdapat kamera selfie.
  8. Honeycomb, rilis pada tahun 2011. Kursi ini ditujukan untuk pengguna Android berbasis tablet.
  9. Ice Cream Sandwich, versi ini keluar tahun 2011. Dengan fitur terbaru yaitu face unlock, aplikasi email dan juga rekap penggunaan internet.
  10. Jelly Bean, Android jelly Bean ini kamu mulai dipergunakan dengan fungsi voice Assistant.
  11. Kitkat, mulai diluncurkan tahun 2013. Peningkatannya lebih ke user experience dengan penyimpanan lebih besar minimal 512 MB RAM.
  12. Lollipop, rilis tahun 2014. Perubahan pada versi ini lebih terasa pada user interface.
  13. Marshmello, meluncur pada tahun 2015. Untuk pembaruannya dari sisi perizinan aplikasi hingga sensor sidik jari.
  14. Nougat, banyak fitur terbaru yang muncul pada versi ini. Seperti multi Windows dan 63 emoji baru.
  15. Oreo, Android Oreo dimulai dari fitur multitasking dan juga rombakan bagian notifikasi. Dirilis tahun 2017. 
  16. Pie, versi ini rilis tahun 2018. Fitur  tambahannya seperti smart reply, adaptive battery, navigasi berbasis gestur dan lainnya.
  17. Android 10, sekarang banyak brand handphone memilih menggunakan versi ini untuk bisa bersaing di pasar industri.

1. Android Versi Alpha dan Beta

Android Alpha dan Beta

Versi percobaan sudah mulai dikembangkan pada November 2007. Kode yang digunakan saat itu memakai nama-nama robot dalam kisah fiksi ilmiah. Yaitu Android Astroboy sebagai versi alpha dan Android Bender sebagai versi beta.

Jika sekarang Android dikenal dengan nama penganan yang manis, hal itu adalah atas jasa Ryan Gibson, sang manajer proyek. Nama Android 1.5 Cupcake pun menjadi pilihan pertama yang diperkenalkan secara resmi ke publik pada April 2009.

2. Android Versi Cupcake 1.5

Android Cupcake 1.5

Android Cupcake dikenal sebagai generasi pertama. Namun, kalau dilihat dari tingkatan API (Antarmuka Pemrograman Aplikasi), ia merupakan API ke-3.

Menggunakan kernel Linux 2.6.7, Android Cupcake telah mendukung pemasangan aplikasi pihak ketiga via Playstore.

Secara default, ia sudah dilengkapi kemampuan menangkap gambar dan video, serta mengunggahnya ke internet.

Yang paling menonjol saat itu adalah adanya transisi layar animasi dan pilihan untuk rotasi layar secara otomatis.

3. Android Versi Donut 1.6 (Doughnut)

Android Donut 1.6

Tak lama setelah peluncuran Cupcake, Google kembali merilis Android Doughnut atau Donut pada September 2009.

Peluncuran versi yang terlalu cepat membuat pengembangan OS ini tidak begitu banyak. Hanya peningkatan di beberapa fitur seperti kamera, pencarian, dan dukungan untuk resolusi layar WVGA.

Yang baru adalah digunakannya pencarian via suara dan dukungan multi-lingual.

4. Android Versi Eclair 2.0

Android Eclair 2.0

Menggunakan nama semacam kue sus asal Prancis, Android Éclair diluncurkan pada Oktober 2009. Hanya berselang 1 bulan dari versi sebelumnya yang dirilis terlalu cepat.

Bisa dibilang bahwa Eclair merupakan penyempurnaan dari versi Cupcake. Penyempurnaan fitur animasi layar dan kamera menjadi pembuktiannya.

Namun, mulai dari versi Eclair ini kemampuan perangkat keras lebih dioptimalkan. Android pun semakin berfokus pada penghematan daya dan energi dari perangkat.

5. Android Versi Froyo 2.2

Android Froyo 2.2

Merupakan kependekan dari Frozen Yoghurt, Android Froyo diluncurkan ke publik ada Mei 2010. Cukup panjang waktu yang digunakan untuk pengembangannya.

Di sini berbagai fitur Android mendapatkan peningkatan signifikan. Mulai dari kinerja, kecepatan, penggunaan memori, hingga fitur keamanan yang mendukung angka dan karakter unik.

Yang paling menyenangkan, yaitu adanya fitur USB Tethering dan Hotspot Wifi. Ini semakin mempermudah pengguna untuk melakukan koneksi ke internet.

6. Android Versi Gingerbread 2.3

Android Gingerbread 2.3

Enam bulan masa pengembangan tidaklah sia-sia. Gingerbread segera menjadi favorit sejak awal rilisnya pada Desember 2010. Alasan utama karena kestabilan dan kecepatannya, serta penghematan daya yang semakin mantap.

Secara penambahan fitur tidak terlalu tampak. Tapi peningkatan terjadi pada bagian kamera, keyboard virtual, tampilan layar, dan sistem audio. Yang paling diingat adalah saat itu Android Gingerbread telah mendukung kamera depan untuk selfie.

7. Android Versi Honeycomb 3.0

Android Honeycomb 3

Android Honeycomb merupakan generasi pertama Android yang dioptimalkan secara khusus untuk perangkat tablet. Dan segera disambut dengan gembira sejak diluncurkan pada Februari 2011.

Optimalisasi ini membuat Android menambahkan fitur kompatibilitas dengan keyboard eksternal dan joystick. Begitupun juga dengan dukungan terhadap penggunaan multicore processor.

Ini membuat peningkatan kinerja dan akselerasi terhadap hardware semakin optimal.

8. Android Versi Ice Cream Sandwich 4.0

Android Ice Cream Sandwich 4.0

Membutuhkan lebih dari 8 bulan sejak peluncuran Honeycomb, Ice Cream Sandwich segera membuat penggunanya jatuh cinta.

Peningkatan utamanya adalah pada tampilan yang menjadi sangat smooth dan sentuhan yang responsif. Pengguna Android saat itu bahkan sudah sangat senang hanya dengan menggeser-geser layar saja.

Kamera, editor gambar, dan warna layar menjadi hal yang paling terlihat berubah menjadi lebih halus. Di versi ini, Android juga mulai menambahkan fitur pendeteksi wajah sebagai pembuka kunci layar.

9. Android Versi Jelly Bean 4.1

Android Jelly Bean 4.1

Setelah berfokus pada optimalisasi tampilan di Android ICS, Jelly Bean terlihat difokuskan untuk meningkatkan kinerja perangkat.

Android yang dirilis pada Juni 2012 ini tidak terlalu banyak perubahan pada tampilan. Akan tetapi efek peningkatan kinerja sistem, keamanan, dan koneksi bluetooth semakin terasa.

Yang paling menjadi pembicaraan adalah Android kini sudah mengenali emoji secara built-in. Sehingga aplikasi pengirim pesan makin semarak.

10. Android Versi Kitkat 4.4

Android Kitkat 4.4

Seperti Honeycomb, Android Kitkat diluncurkan untuk mengakomodasi tablet dan smartphone dengan layar besar. Karena itu peningkatan terjadi di berbagai macam lini.

Mulai dari segi keamanan, hingga kemampuan aplikasi seperti auto focus camera. Android juga telah melengkapi dirinya dengan kemampuan untuk merekam layar secara built-in.

Untuk waktu pengembangan yang mencapai lebih dari 1 tahun (rilis Oktober 2013), Android Kitkat kurang begitu memuaskan penggunanya.

11. Android Versi Lollipop 5.0

Android Lollipop 5

Peluncuran Android Lollipop menunjukkan bahwa Google berfokus mengintegrasikan secara sempurna Android. Sehingga Android dapat digunakan di perangkat apapun dengan lebar dan resolusi layar tingkat berapapun.

Tampilan User Interface pun mengalami redesign secara total dan mengalami peningkatan responsivitas yang signifikan. Dirilis Juni 2014, Lollipop menandai generasi baru Android yang akan terus ditingkatkan.

12. Android Versi Marshmallow 6.0

Android Marshmallow 6

Mulai versi ini, Android tak terburu-buru memberikan update karena kestabilannya telah sangat memuaskan. Karena itu versi perantara 5-6 tidak dirilis ke publik. Marshmallow baru diluncurkan versi penuhnya pada Oktober 2015.

Ada banyak sekali peningkatan dalam versi ini, mulai dari keamanan, kinerja, hingga kemampuan konektivitasnya. Semuanya ditujukan untuk peningkatan pengalaman pengguna (user experience) secara menyeluruh.

13. Android Versi Nougat 7

Android Nougat 7

Diluncurkan Agustus 2016, Android Nougat memberikan banyak sekali peningkatan fitur. Hingga lebih dari 50 fitur ditambahkan terkait kinerja, kecepatan, tampilan, keamanan, konektivitas, dan kompatibilitas.

Sulit untuk menyebutkan satu per satu fitur tersebut. Namun, jelas Android Nougat memberikan pengalaman pengguna yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

14. Android Versi Oreo 8

Android Oreo

Kehadiran Oreo pada Agustus 2017 menghadirkan babak baru yang disebut Treble Project. Yaitu kemampuan perangkat Android untuk mendapatkan update secara langsungnya lewat internet.

Selain fitur, peningkatan utama terjadi pada penghematan sumber daya dan energi. Sehingga bahkan dapat digunakan optimal pada perangkat dengan RAM dibawah 1 GB.

15. Android Versi Pie 9

Android Pie

Setahun setelah Oreo, Android merilis versi ke-sembilannya, Android Pie, pada Agustus 2018. Secara performa, tingkatan Android setelah Oreo tidak terlalu jauh berbeda dengan versi sebelumnya.

Peningkatan justru terjadi pada tampilan antarmuka serta fitur-fitur yang berhubungan dengan jadwal dan aktivitas pengguna.

16. Android Versi 10

Android 10

Diberi kode nama Q, awalnya diduga bahwa tingkatan Android setelah Pie akan menggunakan nama Queen Cake atau Quince Tart.

Namun, akhirnya pada Agustus 2019, Google dengan resmi mengumumkan menghentikan penggunaan nama-nama makanan manis.

Android versi terbaru ini pun diperkenalkan dengan nama Android 10 saja, tanpa embel-embel apa-apa. Pengembangan fitur kinerja agaknya dianggap sudah sempurna sehingga masalah penghematan sumber daya tak lagi menjadi fokus.

Apalagi dengan hadirnya perangkat-perangkat keras yang memiliki resource besar sekarang ini. Optimalisasi terjadi pada fitur keamanan dan kompatibilitas.

Pada versi ini juga mulai diterapkan Project Mainline, sehingga pengguna dapat mengupdate versi terbaru Android 2020 via Google Playstore secara berkala.

Nah, demikianlah tingkatan Android dari paling awal hingga terbaru, dari versi terendah hingga tertinggi. Tentunya ke depannya akan semakin terus berkembang, kita nantikan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
HP NFC Murah

HP NFC Murah Terbaik dan Terbaru

Sebelum membeli ponsel, ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan. Selain masalah harga, Anda harus mempertimbangkan fitur menarik yang dimiliki. Salah satu itu adalah fitur NFC. Nah, yang jadi pertanyaan adalah…
Selengkapnya