Pengertian Hosting Shared, Cloud Hosting dan VPS Hosting

Pengertian Hosting

Deskripsi: Pengertian Hosting / Jenis-jenis Hosting: Shared Hosting, Cloud Hosting , VPS (Virtual Private Server). Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing.


Sebuah website tidak bisa dibangun tanpa adanya hosting. Jika website diibaratkan sebagai sebuah bangunan, maka web hosting adalah sebidang tanah sebagai tempat berdirinya bangunan tersebut.

Maka dari itu, langkah pertama untuk membuat website adalah dengan membeli web hosting dari penyedia layanan hosting yang menawarkan space server.

Space server inilah yang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data, aset, dan file yang diperlukan oleh suatu website agar bisa bekerja dengan penuh.

Mengenal Apa Itu Hosting

Pengertian Hosting

Pengertian hosting sendiri adalah sebuah layanan online untuk mengonlinekan website Anda di internet.

Web host berfungsi untuk menjaga server selalu aktif, memindahkan konten, serta mengamankan server dari serangan cyber.

Hosting adalah sesuatu yang tidak bisa lepas dari domain, namun hosting bukanlah bagian dari domain ataupun sebaliknya. Baca pengertian domain.

Setiap penyedia jasa menawarkan paket hosting dengan harga dan layanan yang berbeda. Jenis hosting juga berbeda-beda berdasarkan fungsinya.

Setidaknya, ada 5 hal yang bisa dilakukan dengan hosting, yaitu:

Membuat website, membangun toko online, meningkatkan performa website, membuat email profesional, serta melindungi website dengan SSL.

Baca: Pengertian Website

Selanjutnya, untuk hosting ini ada 3 jenis, yaitu:

1. Pengertian Shared Hosting

Shared Hosting

Shared hosting menjadi tipe web hosting yang saat ini paling banyak digunakan.

Jenis hosting satu ini cocok bagi yang ingin membangun sebuah website, namun tidak membutuhkan resource yang terlalu tinggi.

Paket shared hosting cocok untuk website atau blog yang sederhana.

Pengertian shared hosting yaitu layanan hosting yang servernya digunakan bersama-sama oleh banyak user.

Hosting jenis ini memungkinkan user untuk menggunakan server yang sama dengan pengguna lainnya pada provider hosting yang sama.

Jadi, website yang dionlinekan pada server yang sama akan berbagi seluruh resource, seperti memori, disk space, computing power, dll.

Kelebihan Shared Hosting

  1. Harganya cukup murah.
  2. Sangat mudah digunakan, bahkan oleh para pemula karena tidak perlu menguasai bahasa pemrograman.
  3. Memiliki cPanel yang cukup mudah untuk digunakan.
  4. Pre-configured server.
  5. Administrasi server dan maintenance dikerjakan oleh penyedia layanan hosting.

Kekurangan Shared Hosting

  1. Sama sekali atau sedikit tidak bisa mengontrol konfigurasi server.
  2. Jika terjadi traffic yang tinggi pada website lain, maka hal ini akan berpengaruh pada kinerja situs website Anda.

2. Pengertian Cloud Hosting

Cloud Hosting

Pengertian hosting cloud sendiri yaitu jenis layanan hosting yang menghubungkan banyak server, dan terpusat pada sebuah sistem cloud.

Jadi, file website tidak berada pada satu server saja, melainkan terdapat pada beberapa server lain yang terhubung melalui internet.

Cloud hosting cocok digunakan untuk mengelola website yang skalanya masih kecil hingga menengah

Apabila salah satu server cloud sedang sibuk atau mengalami masalah, maka secara otomatis traffic situs akan diroute ke server lainnya.

Fasilitas ini tentu sangat bermanfaat jika tiba-tiba terjadi bencana alam atau pun permasalahan listrik. Cloud hosting dinilai lebih unggul dari shared hosting.

Kelebihan Cloud Hosting

  1. Tidak ada downtime.
  2. Alokasi resource disesuaikan dengan permintaan user.
  3. Saat terjadi server error, maka tidak akan berpengaruh pada situs Anda sama sekali.
  4. Pembayaran disesuaikan dengan apa yang digunakan pengguna.
  5. Lebih scalable dan powerful.

Kekurangan Cloud Hosting

  1. Akses root yang tidak selalu siap sedia.
  2. Biayanya lebih sulit untuk diperkirakan.

3. Pengertian VPS Hosting (Virtual Private Server)

VPS

Pada VPS hosting, sistemnya masih membagi satu server dengan beberapa klien lainnya.

Bedanya, di sini penyedia jasa hosting akan mengalokasikan beberapa bagian server untuk Anda sendiri.

Artinya, Anda akan mendapatkan power computing, memori, serta space server yang dedicated.

VPS Hosting adalah pilihan yang tepat untuk jenis website bisnis yang memiliki traffic tinggi.

Kelebihan VPS

  1. Space server dedicated.
  2. Scalability yang cukup mudah.
  3. Bisa akses root ke server.
  4. Bisa dikelola sendiri, yang artinya Anda bebas untuk mengcustomisasi server tersebut.
  5. Peningkatan traffic yang terjadi pada website lain, tidak akan berdampak pada performa situs website Anda.
  6. Tersedia tim support yang siap membantu 24 jam pada jenis VPS Managed.

Kekurangan VPS

  1. Harganya lebih tinggi dibandingkan shared hosting.
  2. Pengguna harus menguasai pengetahuan dan informasi teknis tentang management server yang baik dan sistem operasi.
  3. Control panel harus diinstal sendiri oleh pengguna.

Pengertian hosting dan jenis-jenisnya memang perlu dikenali, terutama bagi Anda yang ingin atau sudah memiliki website sendiri.

Pembelian web hosting tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan website Anda sendiri.

Pastikan untuk memilih penyedia jasa hosting yang terpercaya. Jangan tergiur dengan harga yang tidak masuk akal, karena belum terjamin kualitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Duplicate Content Checker

Duplicate Content Checker

Tidak ada yang dapat merusak reputasi seorang penulis selain dituduh melakukan plagiarisme. Bahkan tuduhan semacam itu juga dapat memberikan catatan buruk bagi Anda di tempat kerja. Oleh karena itu, sangat…
Selengkapnya
Website

Mengenal Pengertian Website

Deskripsi: Pengertian Website Secara Umum. Jenis-jenis Website Berdasarkan Sifat dan Fungsinya. Website Statis / Website Dinamis. Sejak internet semakin berkembang di Indonesia, semakin banyak orang yang mengenal website. Bahkan, tidak…
Selengkapnya