Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Sederhana

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja yang Sederhana – Kita pasti pernah mendengar ungkapan ‘dunia kerja itu keras bos’. Iya kan? Yes, kalimat tersebut benar adanya. Dan nampaknya, semua orang yang pernah bekerja dengan orang lain pasti mengalaminya.

Namun tidak masalah, bukan karena dunia kerja keras lantas kita tidak bekerja kan? Karena bekerja bukan lagi soal keinginan, tapi kebutuhan. Dan kadang kala, ada orang orang yang menyerah dengan kondisi pekerjaan yang dihadapinya.

Bukan, bukan ajang tidak bersyukur atas apapun yang didapatkannya di tempat kerja. Tapi lebih kepada sudah tidak sanggup lagi dengan beberapa masalah. Entah itu karena atasan yang terlalu menekan, jam kerja yang nggak karu karuan, rekan kerja yang kurang cocok, lingkungan kerja yang kurang nyaman, dan lain sebagainya.

Jika anda merasa sudah benar benar yakin, dan tidak lagi sanggung menghadapi dunia kerja yang sedang anda jalani, maka satu satunya cara yang bisa dilakukan adalah resign. Alias keluar dari tempat kerja anda. Iya kan?

Dan ketika akan resign, anda meski mempersiapkan yang namanya surat pengunduran diri kerja. Bagi yang belum pernah resign pasi masih bingung gimana cara membuatnya, atau gimana sih contohnya? Tenang saja, karena kali ini kami akan bahas contoh surat pengunduran diri kerja sederhana yang bisa anda pelajari. 

Pengertian Surat Pengunduran Diri Kerja

So, sesuai dengan namanya, yang dimaksud dengan surat pengunduran diri kerja adalah surat yang ditujukan kepada atasan kerja anda, dengan tujuan untuk mengundurkan diri. Sayangnya, ternyata masih lumayan banyak yang belum tahu banyak tentang surat tersebut.

Yang mana, surat pengunduran diri ini merupakan surat yang memang meski anda buat ketika akan mengajukan pengunduran diri, alias ketika mengajukan resign dari sebuah tempat kerja, anggaplah sebuah perusahaan.

Dan ini merupakan salah satu syarat administratif sederhana yang mesti dipahami oleh setiap pekerja yang akan mengundurkan diri. Itu artinya, jika anda sudah bertekad ingin mengundurkan diri, maka anda meski mengajukan surat pengunduran dirinya.

Bukan hanya sebatas ngobrol ke atasan dan mengatakan bahwa anda mau mengundurkan diri. Tidak. Apalagi, surat ini termasuk ke dalam salah satu surat resmi oh. Setelah mengajukan surat pengunduran diri, maka pihak atasan bakalan mengetahui status anda.

Menariknya lagi, keberadaan surat pengunduran diri tergolong sangat penting loh. Karena ini bakalan masuk ke dalam administratif perusahaan nantinya. Dan yang harus menjadi perhatian penting ialah, tiap perusahaan biasanya punya jenis surat pengunduran yang berbeda beda, meskipun tujuannya sama saja. 

Makna Dari Surat Pengunduran Diri

Sebagaimana sudah kami singgung sebelumnya ya, bahwasanya ketika ingin berhenti dari sebuah tempat kerja, anda nggak bisa hanya mengatakannya saja kepada atasan.

Melainkan harus membuat surat pengajuan pengunduran dirinya terlebih dahulu. Lantas, apa sih makna dari surat pengunduran diri yang diberikan ke pihak perusahaan? 

Memberikan Informasi mengenai Status Karyawan

Makna pertama ialah sebagai informasi terang atau jelas mengenai status anda sebagai karyawan. Hal ini karena setiap tempat kerja pasti punya yang namanya bagian administratif kan? Nah dengan adanya surat ini, maka bakalan membantu bagian administrasi buat mengetahui status anda.

Apakah masih menjadi karyawan di sana atau sudah tidak lagi. Sederhananya gini, ketika anda mengajukan surat pengunduran diri, kemudian suratnya sampai ke bagian atasan atau HRD, maka nantinya nama anda akan hilang dari daftar karyawan.

Alias, sudah nggak tercatat lagi sebagai karyawan di sana. Meskipun kedengaran sangat sederhana dan sepele, namun percayalah ini sangat penting bagi sebuah perusahaan. Maka dari itu, tidak ada salahnya buat mengajukannya kan?

Menunjukkan bahwa Anda Profesional

Makna yang kedua adalah sebagai bentuk profesionalisme anda sebagai karyawan. Karena bagaimanapun mengajukan surat pengunduran diri adalah salah satu etika paling sederhana di dunia kerja, dan anda meski memahami hal tersebut ketika akan berhenti bekerja di sebuah perusahaan.

Karena biasanya, di dalam surat pengajuan, ada tanggal yang menyatakan kapan anda ingin berhenti bekerja. Yang mana, dengan adanya informasi tersebut, maka pihak perusahaan bisa mulai merekrut karyawan kembali. Itu artinya, anda membantu mereka dalam memenuhi posisi yang sudah kosong. 

Bagian Penting dalam Surat Pengunduran Diri

Dalam sebuah surat, ada beberapa bagian yang mesti dipahami. Begitu Pula halnya dengan surat pengajuan pengunduran diri ya. Yang mana, bagian bagian ini meski diperhatikan dengan sangat baik, agar anda bisa membuat surat yang baik dan benar. 

Nama Kota dan Tanggal Penulisan Surat

Untuk bagian yang pertama ialah nama kota dan juga tanggal anda membuat surat. Bagian yang satu ini bisa diletakkan di bagian kanan atas ya. 

Tujuan Surat

Bagian yang berikutnya adalah tujuan dari pembuatan surat. Dan di sana, anda meski menyebutkan nama perusahaan tempat anda bekerja, kemudian alamat lengkap perusahaan secara lengkap.

Salah Pembuka

Setiap surat pasti memiliki bagian surat pembuka. Begitupun dengan surat pengunduran diri. Nantinya, anda bisa membuat salam pembuka dengan kalimat yang kiranya sopan. Namun tetap menggunakan kalimat baku ya. Karena ini merupakan surat resmi. 

Isi Surat

Setelah selesai membuat salam pembuka, sekarang adalah bagian isi. Di bagian isi inilah anda dapat menjelaskan kenapa sih anda mau berhenti dari tempat kerja anda saat itu?

Jangan lupa juga untuk menuliskan kapan anda mau mulai berhenti bekerja di sana. Dan saran kami, jangan lupa untuk memberikan sepatah dua patah terimakasih kepada pihak perusahaan.

Karena bagaimanapun keadaannya, tempat tersebut sudah pernah menjadi tempat belajar anda, meski akhirnya membuat anda merasa kurang betah. Paling tidak, ada beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran kan?

Penutup

Dan yang penting, menutup surat. Yes, apapun suratnya pasti harus ditutup. Anda bisa menutup surat dengan kalimat yang baik dan benar, kemudian menyertakan tanda tangan dan nama terang di bagian bawah ya. 

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja 

Nah setelah tahu bagian bagian yang ada pada surat pengajuan pengunduran diri, kita akan bahas contohnya. Karena dengan adanya contoh, pasti bakalan membuat anda bisa memahami suratnya dengan mudah, dan bisa membuatnya dengan mudah pula. Iya kan? Oke, berikut ini merupakan contoh surat pengunduran diri kerja sederhana yang patut buat dipelajari. 

Yogyakarta, 1 Desember 2023

Kepada Yth. Pimpinan

SD Muhammadiyah Karangbendo

di Jalan Melati Sekar Sari 

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama:  Amelia Karya Winata Putri Anandela

Alamat: Gang Purnama, Jalan Gayam Melati

Jabatan: Guru Honorer Tahfidz

Nomor ID: 998888887

Bersama dengan surat ini, saya mengajukan permohonan untuk pengunduran diri dari jabatan yang saja duduki di perusahaan Bapak/Ibu terhitung pada 5 Desember 2023 dikarenakan saya akan meneruskan studi di luar negeri.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena Bapak/Ibu telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja dan belajar profesional. Saya juga ingin sampaikan terima kasih karena selama ini telah memberikan arahan dan bimbingan dari Bapak/Ibu baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung . Tidak lupa juga, saya ucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan kerja yang selama ini  berjuang bersama untuk mencapai target perusahaan.

Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena sudah tidak menjadi bagian di dalam perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin. Saya memohon maaf jika selama bekerja saya melakukan kesalahan baik itu yang saya lakukan secara sengaja ataupun tidak sengaja. Semoga ke depannya perusahaan Bapak/Ibu berkembang dan semakin dikenal baik di masyarakat.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan kesadaran penuh, serta atas kemauan saya sendiri tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

Hormat saya,

Amelia Karya Winata Putri Anandela

Nah itulah dia beberapa hal penting terkait dengan surat pengunduran diri kerja. Gimana, sederhana banget kan? Yes, sangat sangat sederhana. Maka dari itu, anda bisa membuatnya sendiri tanpa harus bingung dan meminta pertolongan dari orang lain.

Tinggal sesuaikan saja dengan data anda. Kayak bagian kota dan tanggalnya, kemudian alasan resign, nama perusahaan, nama anda, dan yang lainnya.

Oke demikian penjelasan kali ini ya, semoga bermanfaat, semoga membantu, selamat membuat. Semoga di tempat kerja yang baru, anda bisa mendapatkan suasana kerja yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda ya.