Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Semua Versi Ms Word

Di halaman ini, anda akan belajar bagaimana cara membuat daftar isi otomatis yang bisa diterapkan pada semua versi Microsoft Word. Membuat Style heading untuk sub judul.

Bagi Anda yang sudah terbiasa menulis beberapa jenis dokumen seperti makalah dan lainnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan daftar isi.

Namun bagaimana jika Anda adalah salah satu yang baru pertama kali menulis laporan dan dokumen lainnya dengan format yang sama? Jika memang iya, maka Anda harus paham terlebih dahulu mengenai daftar isi otomatis ini.

Salah satu hal yang wajib untuk Anda perhatikan dalam pembuatannya adalah memahami cara yang benar dan cepat. Pasalnya ada banyak orang yang ribet dan pada akhirnya copy paste dari internet.

Sehingga hasil dari garis titik tidak rapi dan panjang maupun pendeknya juga tidak beraturan. Bagaimana apakah Anda masih tetap menggunakannya?

Lalu sebenarnya bagaimana sih cara yang bisa Anda gunakan untuk membuat daftar isi yang benar dan bisa lurus seperti pada umumnya?

Tenang! Ada cara mudah untuk membuatnya agar bagus sama seperti yang lainnya. Bahkan cara ini tergolong sebagai cara yang mudah dan otomatis. Anda hanya perlu memahami caranya saja sehingga semuanya akan terasa lebih mudah.

Pertama, Anda wajib menentukan dulu judul serta subjudul yang nantinya akan dimasukan pada daftar isi. Langkah kedua, perintahkan word agar membuat daftar isi dengan judul serta subjudul yang telah kamu buat tadi.

Membuat Judul dan Sub Judul Pada Daftar Isi

membuat judul di ms word

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menentukan terlebih dulu judul serta subjudul yang nantinya akan dimasukkan pada daftar isi.

Blok teks yang nantinya akan dijadikan judul dan selanjutnya aplikasikan style ke Heading 1. Kali ini menjadi cara yang paling mudah dalam membuat judul di style Heading 1, Anda bisa mengikuti cara di bawah ini:

  • Di Word 2003 serta Word sebelumnya : Klik pada style box di menu formatting lalu pilih Heading 1.
  • Pada Word versi 2007, 2010, hingga 2013 : Klik Heading 1 ada di group style di bagian menu Home.

Anda bisa aplikasikan Heading 1 sebagai bagian dari judul utama pada setiap bab pembahasan. Sedangkan bagian subjudulnya yang dipakai adalah Heading 2, Heading 3, hingga seterusnya.

Jika Anda ingin mengubah warna, size atau ukuran, dan jenis font pada Heading tersebut, Anda bisa mengubahnya dengan menu “Modify” di setiap Heading yang ada.

Untuk selengkapnya, silahkan pelajari Cara Membuat Heading Judul di Ms. Word.

Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Ms Word

Setelah Anda menentukan judul serta subjudul, langkah berikutnya adalah dengan membuat supaya bisa lurus serta rapih.

Ada beberapa perbedaan yang ada dalam membuat daftar isi di Microsoft Word 2003 dan versi di bawahnya dengan Microsoft Word 2007 dan versi di atasnya.

Kaitannya dengan hal tersebut Anda tidak perlu merasa khawatir! Pasalnya semua cara tersendiri akan dikupas secara lengkap. Jadi mau Anda memakai Word tahun berapapun hal itu tidak akan jadi masalah.

Microsoft Word 2003 dan Versi Sebelumnya

Berikut ini merupakan cara dalam membuat daftar isi secara otomatis untuk word 2003 serta beberapa versi sebelum-sebelumnya:

  1. Klik di tempat kosong sebagai bagian yang mana Anda ingin meletakkan atau menaruh daftar isinya.
  2. Tampilkan bagian jendela Table of Contents. Buka menu Insert lanjut Index and Tables pada Word 2000 atau dengan membuka menu Insert lanjut Reference kemudian ke Bagian Index and Tables pada Word 2002 serta Word 2003.
  3. Langkah berikutnya klik di bagian tab Table of Contents lalu klik OK.

Microsoft Word versi 2007, 2010 hingga 2013

Sedangkan cara membuat daftar isi otomatis pada Microsoft Word versi 2007, 2010, hingga 2013 Anda wajib mengikuti beberapa langkah berikut ini.

  • Buka references kemudian Table of Contents.

Membuat daftar isi otomatis di ms word

  • Pilih opsi pada menu pertama serta kedua yang ada di dalam menu. Kedua opsi tadi akan menjadi kan sebuah daftar isi dengan otomatis.

Membuat daftar isi otomatis di ms word

  • Apabila Anda ingin membuatnya dengan manual, maka Anda dapat memilih opsi nomor 3. Opsi satu ini tidak sarankan sebab akan membuat Anda jenuh dan memakan banyak waktu banyak bahkan pekerjaan akan  lebih lama. Jika sudah ada cara yang simple mengapa harus pilih cara yang ribet?
  • Selain dua cara di atas tadi, Anda juga dapat memilih opsi pada“Custom Table of Contents” yang bagian bawah untuk bisa membuat yang sesuai  keinginan.

Daftar Isi Otomatis Sesuai Keinginan

Setelah melakukan langkah-langkah diatas, maka tabel daftar isi akan muncul di dokumen kamu. Daftar tersebut nantinya akan menampilkan judul dan subjudul yang telah kamu buat sebelumnya. Jika kurang puas dengan tampilan dan bentuknya, kamu bisa mengubahnya dengan mengikuti tutorial selanjutnya.

Mengubah Tampilan Daftar Isi

Membuat format style heading

Apabila Anda kurang suka dengan tampilan dari judul serta subjudul yang sudah dibuat seperti jenis fontnya, size, warna, jarak, serta lainnya. Maka Anda dapat mengubahnya menggunakan cara memodifikasi Heading misalnya seperti di bagian pertama tadi.

Satu hal yang perlu Anda ingat, jangan pakai opsi Format lanjut Paragraph atau Format dan Font sebab dapat merusak susunan dari daftar isinya. Selain itu, Anda jangan pernah melakukan perubahan dengan manual sebagai cara dalam merubah bentuk maupun ukurannya.

Pastikan Anda melakukan perubahan pada bagian Header agar bentuk tampilan yang ada bisa konsisten serta tidak berubah-ubah. Selain bisa mengubah tampilan judul serta subjudulnya. Anda juga bisa mengubah tampilan yang ada pada daftar isinya sendiri.

Langkahnya bagaimana?

Langkah pertama yang Anda wajib membuka jendela dari pengaturan di Table of Contents dengan langkah dan tahap sebagai berikut ini:

  • Word versi 2000 : klik daftar isi yang ada lalu kemudian buka menu Insert lanjut Table of Contents.
  • Word versi 2002 dan Word versi 2003 : Klik daftar isi yang sudah Anda buat dan selanjutnya buka menu Insert > References lanjut Table of Contents.
  • Word versi 2007 ke atas : Klik daftar isi lalu  buka References lanjut Table of Contents dan Insert Table of Contents.

Setelah jendela pengaturan terbuka, Anda dapat mengubah beberapa elemen yang ada pada daftar isi. Langkahnya sangat mudah pertama yang wajib  mengubah tingkatan dari judulnya.

Secara default, Word pun nantinya menampilkan 3 tingkatan judul serta subjudul di daftar isi. Anda juga bisa menambah bahkan nuga menguranginya sesuai pada tingkatan judul  di dokumen yang sudah Anda tulis.

Opsi berikutnya adalah dengan mengubah style maupun gaya di daftar isi yang sudah dibuat. Secara default ada 2 pilihan style yang dapat Anda gunakan. Namun Anda dapat membuat style dengan bentuk yang lain atau download lewat situs Microsoft Office.

Baca Juga: Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Libre dan WPS Office

Penjelasan Terkait dengan Daftar Isi

Membuat Daftar Isi Otomatis

Selain tau cara membuanya yang rapi. Anda juga perlu memperhatikan beberapa unsur yang ada di dalamnya. Hal ini memang sering dianggap sepele namun justru sangat berpengaruh pada hasil skripsi dan dokumen lain agar tidak di coret-coret. Apa saja unsur-unsurnya?

Halaman Judul

Judul memiliki fungsi untuk menarik minat dari para pembaca. Judul adalah sebuah gambaran mengenai isi dari sebuah karya tulis yang dibuat  Dalam halaman judul, para penulis wajib mencantumkan dari nama penyusun, nama lembaga terkait, serta tahun dari sebuah penyusunan karya tulis.

Halaman Pengesahan

Lembar pengesahan adalah lembar yang mewajibkan mencantumkan orang-orang di dalamnya sebagai pihak yang sudah membimbing dan mendukungnya selama ini.

Kata Pengantar

Seperti namanya, bagian ini merupakan bagian yang berisi sejumlah rangkaian kata yang akan mengantarkan Anda pada bagian isi. Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi contoh kata pengantar.

Abstrak

Pada bagian abstrak isinya adalah ringkasan dari karya tulis secara keseluruhan. Abstraksi tersebut adalah sebuah essay mengenai karya ilmiah dimana ditulis utuh dan tidak terbatas karena subjudul.

Daftar Isi

Bagian ini adalah penyajian sistematik yang ada dari sebuah karya tulis. Daftar isi memiliki fungsi agar para pembaca semakin mudah dalam mencari judul dan juga subjudul yang dikehendaki. Dalam daftar isi, judul serta subjudul wajib ditulis dan mencantumkan nomor dari halaman.

Tujuan

Tujuan biasanya diberikan nomor halaman, hal ini diharapkan bisa mempermudah para pembaca untuk menemukan halaman pada dalam daftar isi.

Satu yang harusnya Anda  perhatikan yakni nomor pada halaman awal awal yakni bukanlah nomor 1 tapi memakai angka romawi. Sementara pada halaman pertama di bab I sampai pada akhir halaman memakai angka.

Pendahuluan

Bagian pendahuluan ada di BAB I serta ditempatkan khusus. Di bagian ini ada beberapa hal seperti latar belakang, rumusan masalah, tujuan dari penelitian, serta manfaat dari penelitian.

Landasan Teori

Landasan teori pada dasarnya adalah hal yang diperlukan karena menjadi acuan maupun pedoman dari penelitian yang saat ini sedang Anda lakukan.

Metode Penelitian

Metode penelitian beda dengan teknik maupun prosedur. Metode merupakan prosedur dalam melakukan penelitian dibahas pada karya tulis. Sementara teknik dapat diartikan dengan cara untuk memecahkan permasalahan yang nantinya dibahas pada penelitian tersebut.

Pembahasan

Bagian ini ada di bagian BAB IV serta isinya adalah judul akan hasil penelitian dan juga lengkap beserta pembahasannya. Pengolahan data ini dilakukan dalam Bab yang sama dalam pembahasan. Olah data adalah sorotan objektif akan suatu masalah yang diteliti kemudian ditulis dalam karya tulis ilmiah.

Kesimpulan

Bagian kesimpulan seringkali juga disebut dengan rekomendasi. Bagian ini ada di bab V serta penutup. Dalam bagian satu ini biasanya penulis penulis akan menyampaikan rumusan singkat akan seluruh uraian dari uraian yang telah dijelaskan di bab-bab sebelumnya. Kesimpulan dapat ditulis dengan bentuk esia.

Di atas adalah penjelasan singkat terkait dengan cara membuat daftar isi otomatis dan bagian lain dari karya tulis. Beberapa cara di atas dimulai dari cara membuat daftar secara otomatis pada Ms. Word versi 2003 hingga 2013. Selamat mencoba semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Rumus Pengurangan Excel

Rumus Pengurangan Excel

Microsoft Excel dibekali oleh berbagai macam rumus dan fungsi yang berguna untuk memudahkan berbagai aktivitas perhitungan dan pengolahan data. Berkat fungsinya yang cukup lengkap, Microsoft Excel termasuk mumpuni untuk kegiatan…
Selengkapnya
Perbedaan HDD dan SSD

Apa Itu HDD?

Mengenal Apa Itu HDD (Hard Disk Drive Komputer). Jenis-jenis HDD: Hard Drive Jenis PATA / Hard Disk Jenis Serial ATA (SATA) / Hard Disk Small Computer System Interface (SCSI). Perbedaan…
Selengkapnya