6 Cara Membuat Bootable Flashdisk Windows 10

Cara membuat bootable flashdisk Windows 10 bisa kamu lakukan dengan beberapa cara, salah satunya dengan aplikasi Rufus. Temukan selengkapnya di sini!


Untuk kamu yang suka belajar tentang teknologi komputer pasti mengerti bahwa flashdisk bisa menjadi media untuk instal Windows terutama Windows 10. Namun, sebelum menginstal kamu harus membuat flashdisk bootable terlebih dahulu.

Cara membuat bootable flashdisk Windows 10 bisa dilakukan dengan beberapa cara yang mudah dan simple. Bootable flashdisk dipilih orang-orang ketika pengguna laptop tidak memiliki DVD room, apalagi untuk merek laptop jaman sekarang.

Instal ulang dengan flashdisk juga lebih dipilih karena jarang sekali terjadi korupsi file ketika sistem operasi sedang di instal. Simak berikut ini  bagaimana membuat bootable flashdisk  Windows 10 yang bisa kamu coba lakukan.

Dengan Rufus

Cara membuat bootable flashdisk dengan Rufus adalah yang paling banyak digunakan karena softwarenya gratis. Selain itu Rufus juga mudah penggunaannya. Rufus bisa digunakan untuk Windows, Linux, Fedora, Ubuntu dan masih banyak lagi.

Rufus juga unik karena tersedia dalam pilihan installer dan portable. bagi yang memiliki installer maka harus menginstalnya terlebih dahulu di komputer. Namun, untuk yang memilih portable maka bisa langsung membukanya saja.

  • Masukkan flashdisk dan buka aplikasi Rufus.
  • Nanti ketika flashdisk sudah terdeteksi di komputer atau laptop, akan muncul nama flashdisk di bagian Device.

Lalu klik Select dan kamu bisa memilih file ISO yang sudah didownload terlebih dahulu sebelumnya.

  • Kamu bisa menyesuaikan pengaturannya, pada bagian Skema Partisi sesuaikan dengan tipe partisi GPT atau MBR.
  • Lalu klik start Lalu nanti otomatis muncul jendela konfirmasi untuk melakukan format flash disk dan klik ok
  • Setelah itu tunggu prosesnya sampai selesai.
  • Kamu bisa langsung melakukan install Windows 10, dan jangan lupa selalu gunakan Rufus versi terbaru.

Dengan PowerISO

Cara membuat bootable flashdisk Windows 10 yang juga  bisa dilakukan dengan PowerISO. PowerISO hanya bisa digunakan untuk sistem operasi Windows aja. Caranya dengan :

  • Pertama sekali harus download dan install PowerISO.
  • Pasang flashdisk lalu buka PowerISO dan buka Create bootable USB Drive.
  • Kamu harus memilih sumber file ISO yang ingin digunakan.
  • Lalu pilih perangkat usb.
  • Kamu bisa memilih USB-HDD dan pilih juga FAT32. Namun jika file ISO-nya mendukung kapasitas 4 GB maka pilih NTFS.
  • Lalu pilih dan klik start untuk melakukan proses bootable.
  • Setelah proses bootable selesai, maka kamu langsung bisa untuk menginstal Windows seperti biasa.

Dengan Command Prompt

Kamu juga bisa melakukan bootable flashdisk  Windows 10 dengan command prompt.  Bootable USB CMD cukup mudah dilakukan tanpa aplikasi karena CMD adalah program bawaan Windows.

  • Masukkan flashdisk ke perangkat komputer atau laptop.
  • Lalu cari menu Run Administrator dan buka CMD.
  • Kemudian ketikkan DISKPART, nanti dengan sendirinya akan muncul versi Diskpart perangkat yang kamu miliki.
  • Ketik kembali LIST DISK. Setelahnya akan muncul di tempat yang terdapat pada perangkat dan pilih flash disk yang kamu gunakan.
  • Kemudian ketik perintah CLEAN tekan enter, ketik CREATE PARTITION  PRIMARY, jangan lupa enter. SELECT PARTITION 1 dan tekan enter kembali.
  • Masih belum selesai, ketik ACTIVE dan tekan enter.
  • Setelah itu ketik kembali FORMAT FS=FAT32 dan enter.
  • Nanti kamu tinggal tunggu prosesnya hingga 100%.
  • Ketik ASSIGN lalu tekan enter.
  • Yang paling terakhir ketik EXIT untuk keluar dari CMD.
  • Setelah semua proses tersebut sekarang kamu tinggal mengcopy file ISO ke flashdisk.

Baca Juga: Cara Mempercepat Booting Windows 10 Anti Ribet

Dengan WintoFlash

Cara membuat bootable flashdisk Windows 10 dengan WintoFlash bisa kamu coba. Aplikasi ini bisa digunakan untuk berbagai  versi dari sistem operasi Windows. Caranya dengan :

  • Pertama sekali kamu harus mendownload aplikasi WintoFlash. Untuk mencarinya, bisa searching di Google, banyak website yang menyediakan aplikasi ini.
  • Setelah itu lakukan proses instalasi aplikasi hingga selesai.
  • Jika sudah di instal dengan benar, akan muncul dua mode yaitu Wizard mode dan Advanced mode.
  • Kemudian pilih Windows setupnya dan pilih tombol select.
  • Lalu kamu bisa memilih USB driver yang terpasang di komputer atau laptop.
  • Klik Run.
  • Lalu nanti cari opsi I do accept the terms of the license agreement dan klik continue dua kali dan pilih Ok.
  • yang terakhir kamu tinggal menunggu beberapa saat untuk proses transfer in Windows set up ke flashdisk.
  • Setelah prosesnya mencapai 100% maka bootable flashdisk telah sukses dilakukan.

Dengan UNetbootin

Cara format flashdisk untuk instal Windows  dengan UNetbootin banyak dilakukan oleh para pengguna Linux tetapi bisa juga untuk membuat bootable Windows 10. Caranya juga cukup simple.

  • Download dan buka aplikasi UNetbootin.
  • Lalu temukan pilihan Diskimage dan kamu bisa cari file ISO yang akan digunakan.
  • Isi bagian Type dengan USB Drive.
  • Setelah itu kamu bisa klik ok dan tunggu proses pembuatan bootable flashdisk.
  • Setelah proses selesai nanti akan muncul Installation Complete.
  • Kamu sudah bisa menggunakan bootable flashdisk untuk menginstal Windows 10.

Yuni

Bootable USB Windows 10 bisa dilakukan juga dengan aplikasi Yumi. Aplikasi ini cukup unik karena bisa membuat multi bootable. Yang artinya ada beberapa bootable dalam satu flashdisk yang kamu miliki.

  • Kamu harus hubungkan flashdisk ke komputer atau laptop terlebih dahulu.
  • Jangan lupa untuk mendownload aplikasi Yumi.
  • Setelah itu kamu bisa pilih flashdisk yang akan digunakan dan sesuaikan dengan kebutuhan. Pilih juga sistem operasi yang akan digunakan, dalam hal ini tentu kamu harus memilih Windows 10.
  • Pilih Create untuk memulai proses bootable flashdisk.
  • Tunggu proses bootable hingga selesai.

Demikian cara membuat bootable flashdisk Windows 10 yang cukup direkomendasikan untuk kamu. Terlebih bagi pemula yang ingin mencoba untuk bootable flashdisk.

Belum lagi, beberapa cara di atas bisa juga digunakan tidak hanya pada sistem operasi Windows saja tapi juga berlaku pada sistem operasi lain misalnya Linux.

Baca Juga:

Tinggalkan komentar